Perih

Waktu berjalan semestinya berjalan dan aku menikmati itu kurasakan cinta yang begitu indah denganmu, aku bagaikan arjuna untukmu, dan sudahlah sampai dimana semua berhenti kembali dan tak berpihak kepadaku, suaraku meringis kesakitan mati kurasakan hancur hati ini tak terbentuk seutuhnya dan aku kecewa dengan ini semua badai menghantam jiwaku yang telah kuat namun seketika hancur berkeping-keping.

Aku tak tau lagi mengapa ini harus terjadi padaku aku seolah air yang tenang namun berubah keruh tak di inginkan lagi.

Dimana letak kasih sayang itu ?
Aku tak tau mungkin ini sebuah perjalanan yang panjang dan rumit bagiku, dan kesedihan tak lekas reda di hati dan benak serta seluruh ruang jiwaku.

Karya: Furqon Alfarisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu

Situasiku

Aku