Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Situasiku

Indah warna langit hari ini begitu biru menerangi bumi aku hanya lara yang tak berarti aku berlari nan jauh kesana untukku dan untuknya tapi semua tak bisa kutahan, dihempaskan seperti ini yang dikagumi untuk sesaat. Aku hanya aku yang tak seperti apa yang kau harapkan tapi aku berjalan menuju cahaya yang di inginkan dan indah aku berjalan kearah gerbang yang indah namun mereka hanya melihatku untuk menyakiti ku disakiti dan pergi. Tak bisa kuingkari tak bisa ku tahan hanya menangis tanpa suara hatiku diselimuti pecahnya udara indah. Sendu hati ini bila kau tahu tapi diriku tak mampu merangkai kata dan hanya kusimpan didalam hati dan jiwaku. Datang dan pergi itulah aku datang untuk mencari jalanku pergi karena disakitimu. Ini aku dan ini situasiku. Karya: Furqon Alfarisi

Cinta semu

Ku rindukan mu kau rindukan bintangmu aku tetaplah aku yang berdiri tanpa disadari, pilu adalah sahabatku dekat denganku namun tak mencintaiku anganku terlepas dan tak mungkin kembali hanya cinta yang tersisa didalam jiwa yang memberi luka. Kujalani denganmu ditemani hujan yang menusuk yang tak bisa mengobati hanya waktu yang tak bisa menyadarkanmu walau ku tahu kau tak lagi milikku seutuhnya. Memejamkan mataku diselimuti perihnya luka terima dan aku masih memeluknya tanpa terpikir. Indahmu begitu baik untuk aroma yang tak bisa diberikan kepadaku dan aku hanya debu yang hinggap di tubuhmu untuk pergi dan tak kembali. Karya: Furqon Alfarisi

Aku

Waktu berlalu dan aku diam tak menentu menunggu sesuatu namun tak tahu apa, seperti angin yang berhembus dengan dinginnya dan tak memberi harapan yang berarti, bukan aku yang tak mengerti namun alam tak memberi apa yang kuinginkan, bulan tetaplah bulan bintang tetaplah bintang dan hatiku menunggu jawabnya bukan aku tak mau bukan aku tak bisa tapi semua telah berlalu tanpa ada arti. Mungkin aku hanya serpihan yang menggangu waktu mungkin aku hanya tak bisa memberi yang bisa tapi langitku akan berpihak kepadaku. Suara ini berseru dihidupku membekas dalam benakku membelenggu dalam ingatan ku dan aku tak bisa mengerti biarlah aku yang pergi untuk semua baik-baik saja tanpa aku ada didalam tapi aku selalu memeluk dalam kenangan. Karya: Furqon Alfarisi

Dinginku

Sejuk hatiku saat melihat dirimu lentik indah matamu, udara bergemulai daun-daun berterbangan di musim gugur bunga mati saat ini, namun dirimu tetap mekar dalam benakku oh kau bidadari tak bersayap ku izinkan aku mencintaimu izinkan aku jadi ayah dari anak-anak kita tuhan maha baik tuhan maha penyayang jika langit membisu kau tetap jadi milikku, kau bagaikan panah untuk ku yang mampu menusuk jiwa dan relung hati ku, anggunnya dirimu membuat ku terpesona tiada hentinya. Cantikmu membuat seperti disurga pandangan mata ku menyejukkan dan aku mencintaimu. Karya: Furqon Alfarisi