Rindu

Mentari pagi telah mendekap padaku aku terbuai asa pada seluruh laksana dingin mu
sayup-sayup kalimat rindu menerpa di telingaku yg seolah menjadi isyarat rindu ini.
Bunga pagi terbangun dan menyapa dunia dan enggan kepadaku ku melihat seperti ada bayangan sosok dirimu yg selama ini kurindukan, aku hanya bisa terdiam dan aku hanya termenung dengan itu, seperti kehilangan arah dan pilu sejenak kurasakan dan aku mulai mengingat kembali pada sosok dirimu yg lalu dengan senyummu yg menawan yg mampu membuat ku terpesona hingga aku seolah terikat dalam sebuah rasa rindu padamu.
Mungkin saja hanya matahari dan gunung selalu dspat bersama walau jarak memisahkannya dan aku cemburu padanya ku benar-benar merasa jika aku adalah makhluk yg tak berarti di tanah ini di bumi ini aku terdiam dan tak mengerti dan mungkin hanya hujan yg bisa mengerti aku dengan segala keruhku dalam raga ini dan jiwa ini. Rindu ku padamu akan selalu abadi dan tersimpan walau kau tak kembali.

Karya: Furqon Alfarisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu

Situasiku

Aku